Sandi ORI R.100 dan R. 400

From Help

Jump to: navigation, search
menuju ke www.kintamoney.com
Lihat daftar artikel.

Buat Pemilik BK-NI. Sebelum pak Markus (Markus Sajogo, sekretaris Perekuin) menawarkan ORI R.400 mulus kepada rekan-rekan Perekuin yang berminat, yang konon diperoleh dari seorang veteran, ORI R.400 termulus yang pernah kami jumpai adalah seri BK-NI. BK = Bung Karno, NI = Negara Indonesia. Ini jelas mengada-ada namun cukup menggoda. Kami pernah membelinya selembar. Yang mutu cetaknya kasar adalah seri EK-MD, sehingga tanpa mengenal polanya pun seseorang bisa menyangsikan keasliannya; kecuali mungkin Mevius (Catalogue of Paper Money of the V.O.C., Netherlands East Indies and Indonesia, 1982 to 1981) dan penyusun Katalog Uang Kertas Nusantara 1995. Katalog Pick (Standard Catalog of World Paper Money) memajang BK-NI.

OriMaramisHatta 01.jpg OriMaramisHatta 02.jpg OriMaramisHatta 03.jpg

Sekarang, mari kita tinjau bersama sandi apa yang ada di balik angka-angka dan huruf-huruf tiga uang kertas ORI tersebut (R.100 Tembakau Maramis, R.100 Tembakau Hatta, dan R.400). Kita mulai dengan mendata seri 4 huruf dan angka ke-2 nomornya (karena angka pertama selalu "0") yang dapat kami kumpulkan hingga tulisan ini dibuat.

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • 1 EE-FD / 1 EZ-RY / 8 KI-NH / 8 KN-VM / 6 MD-CC
    • 6 MX-CW / 6 MV-OU / 9 NB-GA / 9 ND-GC / 9 NM-GL
    • 2 RP-PO / 0 SV-WU / 0 SX-WW / 4 TC-YB / 4 TZ-YY
  • R.400
    • 0 AC-WB / 0 AG-WF / 0 AH-WG / 8 BM-VL / 8 BN-VM
    • 7 EI-AH / 7 EL-UK / 7 EN-AM / 7 ES-LR / 1 MB-FA
    • 1 MH-DG / 9 NT-GS / 2 PD-PC / 2 PE-PD / 2 PF-KE
    • 6 SG-CF / 6 SN-OM / 6 SR-MP / 3 TD-SC / 3 TE-SD
    • 3 TG-BF / 3 TK-BI / 3 TM-IL / 5 UL-EK / 5 UO-XN

Apa yang nampak cukup mengejutkan. Pada ORI R.100, misalnya, bila serinya dimulai dengan huruf "M" maka angka ke-2 serinya adalah "6". Demikian pula pada ORI R.400, walau berbeda. Pada ORI R.400, bila serinya dimulai dengan huruf "M" maka angka ke-2 serinya adalah "1".

Mencoba membedahnya berdasarkan pola ORI seri I (17/10/1945) dan seri II (1/1/1947) tidak membuahkan hasil. Kita melihat pada ORI R.100, misalnya: angka "2" untuk huruf "R", "0" untuk "S", dan "4" untuk "T"; bukan satu angka "3" untuk huruf "R", "S", dan "T".

Dari pengalaman membedah ORI R.40, kami susun ulang data di atas dengan membuang huruf ke-4 dan huruf ke-2 yang selalu berurutan.

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • 1 E-F / 1 E-R / 8 K-N / 8 K-V / 6 M-C / 6 M-O
    • 9 N-G / 2 R-P / 0 S-W / 4 T-Y
  • R.400
    • 0 A-W / 8 B-V / 7 E-A / 7 E-U / 7 E-L / 1 M-F / 1 M-D / 9 N-G
    • 2 P-P / 2 P-K / 6 S-C / 6 S-O / 6 S-M / 3 T-S / 3 T-B / 3 T-I / 5 U-E / 5 U-X

Berdasarkan pola ORI R.40 pula, mari kita urutkan huruf ke-3 serinya sesuai abjad, tanpa menyertakan huruf "J" dan "Q".

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • ?-A / ?-B / 6 M-C / ?-D / ?-E / 1 E-F
    • 9 N-G / ?-H / ?-I / ?-K / ?-L / ?-M
    • 8 K-N / 6 M-O / 2 R-P / 1 E-R / ?-S / ?-T
    • ?-U / 8 K-V / 0 S-W / ?-X / 4 T-Y / ?-Z
  • R.400
    • 7 E-A / 3 T-B / 6 S-C / 1 M-D / 5 U-E / 1 M-F
    • 9 N-G / ?-H / 3 T-I / 2 P-K / 7 E-L / 6 S-M
    • ?-N / 6 S-O / 2 P-P / ?-R / 3 T-S / ?-T
    • 7 E-U / 8 B-V / 0 A-W / 5 U-X / ?-Y / ?-Z

Tampak, tak ada huruf ke-3 yang kembar. Kini, buang semua huruf, dan kita pun melihat

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • - / - / 6 / - / - / 1
    • 9 / - / - / - / - / -
    • 8 / 6 / 2 / 1 / - / -
    • - / 8 / 0 / - / 4 / -
  • R.400
    • 7 / 3 / 6 / 1 / 5 / 1
    • 9 / - / 3 / 2 / 7 / 6
    • - / 6 / 2 / - / 3 / -
    • 7 / 8 / 0 / 5 / - / -

Inilah kuncinya. Dua tabel di atas seakan hanya satu tabel, yaitu

  • 7 / 3 / 6 / 1 / 5 / 1
  • 9 / - / 3 / 2 / 7 / 6
  • 8 / 6 / 2 / 1 / 3 / -
  • 7 / 8 / 0 / 5 / 4 / -

Sekarang, kita pasang kembali seri hurufnya.

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • 7 ?-A / 3 ?-B / 6 M-C / 1 ?-D / 5 ?-E / 1 E-F
    • 9 N-G / ?-H / 3 ?-I / 2 ?-K / 7 ?-L / 6 ?-M
    • 8 K-N / 6 M-O / 2 R-P / 1 E-R / 3 ?-S / ?-T
    • 7 ?-U / 8 K-V / 0 S-W / 5 ?-X / 4 T-Y / ?-Z
  • R.400
    • 7 E-A / 3 T-B / 6 S-C / 1 M-D / 5 U-E / 1 M-F
    • 9 N-G / ?-H / 3 T-I / 2 P-K / 7 E-L / 6 S-M
    • 8 ?-N / 6 S-O / 2 P-P / 1 ?-R / 3 T-S / ?-T
    • 7 E-U / 8 B-V / 0 A-W / 5 U-X / 4 ?-Y / ?-Z

Kalau kita yakin bahwa angka ke-2 nomornya menunjukkan huruf pertama serinya, kita bisa menyusun tabel berikut.

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • 7 ?-A / 3 ?-B / 6 M-C / 1 E-D / 5 ?-E / 1 E-F
    • 9 N-G / ?-H / 3 ?-I / 2 R-K / 7 ?-L / 6 M-M
    • 8 K-N / 6 M-O / 2 R-P / 1 E-R / 3 ?-S / ?-T
    • 7 ?-U / 8 K-V / 0 S-W / 5 ?-X / 4 T-Y / ?-Z
  • R.400
    • 7 E-A / 3 T-B / 6 S-C / 1 M-D / 5 U-E / 1 M-F
    • 9 N-G / ?-H / 3 T-I / 2 P-K / 7 E-L / 6 S-M
    • 8 B-N / 6 S-O / 2 P-P / 1 M-R / 3 T-S / ?-T
    • 7 E-U / 8 B-V / 0 A-W / 5 U-X / 4 ?-Y / ?-Z

Kini, lihatlah hubungan antara angka ke-2 nomornya dan huruf pertama serinya.

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • 0 S / 1 E / 2 R / 3 - / 4 T / 5 - / 6 M / 7 - / 8 K / 9 N
  • R.400
    • 0 A / 1 M / 2 P / 3 T / 4 - / 5 U / 6 S / 7 E / 8 B / 9 N

Sandi apakah ini?

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • S E R - T - M - K N
  • R.400
    • A M P T - U S E B N

Kami pecahkan sandi di atas: "AMPAT RATUS TEBUAN" dan "SERATUS TEMBAKAUAN". Kalau huruf yang kembar tidak dipakai, yang tampak hanya: "AMPaT RatUS tEBuaN" dan "SERATUs teMBaKauaN". Jadi:

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • 0 S / 1 E / 2 R / 3 A / 4 T / 5 U / 6 M / 7 B / 8 K / 9 N
  • R.400
    • 0 A / 1 M / 2 P / 3 T / 4 R / 5 U / 6 S / 7 E / 8 B / 9 N

Dan tabel kita menjadi

  • R.100 Tembakau Maramis dan Hatta.
    • 7 B-A / 3 A-B / 6 M-C / 1 E-D / 5 U-E / 1 E-F
    • 9 N-G / ?-H / 3 A-I / 2 R-K / 7 B-L / 6 M-M
    • 8 K-N / 6 M-O / 2 R-P / 1 E-R / 3 A-S / ?-T
    • 7 B-U / 8 K-V / 0 S-W / 5 U-X / 4 T-Y / ?-Z
  • R.400
    • 7 E-A / 3 T-B / 6 S-C / 1 M-D / 5 U-E / 1 M-F
    • 9 N-G / ?-H / 3 T-I / 2 P-K / 7 E-L / 6 S-M
    • 8 B-N / 6 S-O / 2 P-P / 1 M-R / 3 T-S / ?-T
    • 7 E-U / 8 B-V / 0 A-W / 5 U-X / 4 R-Y / ?-Z

Kini tinggal: Apa huruf pertamanya jika huruf ke-3 serinya "H", "T", atau "Z"? Anda bisa membantu?

Adi Pratomo, 17 September 1996.

Previously published in

  • Sandi Rp.100 Tembakau dan Rp.400 URI, Jurnal Rupiah, No.15 (12 Januari 1997)

Tanggapan

Atas pertanyaan kami: Apa huruf pertamanya bila huruf ke-3 serinya "H", "T", atau "Z"? Rekan Pohan, Semarang, menjawab yang pertama: Jila huruf ke-3 adalah "H" maka huruf pertama serinya adalah "U". Nomornya benar. Seri nomor yang tertera pada uang kertas ORI R.100 Tembakau Hatta adalah 058204 UU-HT.

Adi Pratomo, 27 April 1997.

Previously published in

Data, Jurnal Rupiah, No.19 (11 Mei 1997)

Telaah Lanjut

Kami mendapat cukup banyak tambahan data; terutama ORI R.100 seri PK-TI.

  • AT-BS / SM-CL / MG-DF / UA-EZ / UP-EO
  • NL-GK / UI-HH / TI-IH / BK-NI / BO-NN
  • KL-NK / RN-PM / TL-SK / PK-TI / AF-WE
  • SB-WA / SF-WE / RG-YF / RI-YH / TS-YR

Kini tinggal satu data lagi: Apa huruf pertamanya jika huruf ke-3 serinya "Z"? Untuk menjawab pertanyaan ini, kami susun data yang terkumpul dalam bentuk tabel berikut. Warna oranye adalah hasil analisa; uang kertasnya hingga kini belum kami jumpai.

Sandi ori100-2.jpg

Dan akhirnya, inilah hasil pemetaan kami pada seluruh seri ORI R.400 yang telah kami jumpai.

likn=

Kalau dugaan ini benar, maka rangkaian 4-huruf yang terpakai pada uang kertas ORI pecahan R.400 tak lebih dari 100 seri. Dan tiap seri pada hakekatnya bernomor 4-angka, karena angka pertama nomornya selalu "0". Lebih jauh lagi, kita tahu bahwa angka ke-2 nomornya ditentukan oleh huruf pertamanya.

Jadi, seri BK-NI misalnya, akan bernomor 08000 hingga 08999, atau tiap seri hanya dicetak 1000 lembar. Dan, karena seluruhnya tak lebih dari 100 seri, berarti paling banyak hanya ada 100.000 lembar ORI R.400. Entah berapa banyak yang tersisa.

Previously published in

Sandi 4-Huruf ORI R.40, R.100, R.400, Adi Pratomo, 2000.

Lihat pula

menuju ke www.kintamoney.com
Personal tools